Museum Telanjang, Pengunjung Pun Harus Telanjang



Ada hal nyeleneh di Museum Leopold, Wina, Austria. Museum ini memamerkan beragam foto, hingga patung pria tanpa busana sejak tahun 1800. Tak hanya itu, para pengunjung yang mau masuk ke museum juga datang tanpa busana!

Dilongok dari News Australia, Rabu (20/2/2013), museum di Austria ini menggelar pameran "Nude Men from 1800 to Today". Dalam pameran tersebut, mereka menggelar program khusus setelah museum tutup untuk undangan terbatas. Nah, para undangan yang semuanya pria, masuk ke museumnya tanpa busana pula.

Ya, semua busana atau pakaian yang melekat di badan seperti baju, jaket, dan celana harus dilepas, kecuali sepatu dan kaus kaki. Tak hanya itu, pakaian dalam pun juga harus dilepas. Ini artinya para pria yang mau melihat pameran ini harus telanjang bulat. Ya ampun!

Dalam pameran ini, terdapat 300 karya seni yang menggambarkan pria telanjang. Mulai dari patung, lukisan, hingga foto, dapat dilihat di tiap sudut museumnya.

"Saya tidak berkeringat," kata pekerja setempat, Herbert Korvas, saat ia berdiri di atrium dengan pria muda lainnya yang hanya memakai kaus kaki sambil tersenyum dan menunggu tur dimulai.

Meskipun dingin, Korvas begitu tertarik dengan ide mengunjungi museum dengan telanjang ini. "Ini sesuatu yang berbeda," katanya.

Para pengunjung terlihat antusias dan bersemangat mengikuti tur museum. Satu rombongan terdapat hingga 10 orang. Mereka mengikuti para pemandu museum yang sambil menjelaskan tentang barang-barang seni di sana.

Tak hanya melihat-lihat, para pengunjung juga bisa memotret barang-barang seni di sini. Meski tanpa busana, setiap orang di sini cuek-cuek saja. Mau coba datang ke Museum Leopold?

Follow On Twitter